‏‏‎ ‎

Siswa SDIT Arofah 2 Klego Belajar di Ruang Sidang Paripurna DPRD

BOYOLALI – Ratusan siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Arofah 2 Klego didampingi jajaran guru, melakukan kunjungan ke Gedung DPRD, Kamis (20/4). Para pelajar kelas 4 dan 5 SDIT Arofah 2 tersebut, belajar mengenal tentang tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Boyolali.

Total sebanyak 111 siswa dan 25 guru yang berkunjung ke dewan. Selain melihat langsung gedung berikut ruuangan-ruangan gedung wakil rakyat, mereka juga diberikan kesempatan merasakan suasana di dalam Ruang Sidang Paripurna. Rombongan pelajar SDIT Arofah 2 Klego tersebut diterima langsung oleh Sekwan, Mulyono Santoso dan Kabag Persidangan dan Perundang-undangan  DPRD Boyolali, Siti Askariyah.

Menurut Ketua rombongan SDIT  Arofah 2,  Hazami, kunjungan ke Gedung DPRD ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran pada anak didik maupun para guru terkait tugas wakil rakyat ( DPRD ).

“Kami ingin mengenalkan Gedung DPRD, suasananya, dan memperkenalkan tugas-tugas kedewanan kepada anak-anak didik kami,” ungkap dia.

Sementara itu di ruang sidang,  sesi tanya jawab berlangsung dengan antusias para siswa. Sejumlah pertanyaan disampaikan mereka dan dijawab langsung oleh Sekwan Mulyono Santoso. Salah satu siswa, Muh Iqbal misalnya, ingin tahu tentang masa jabatan para anggota dewan. Senada, Rahmat, siswa lainnya, menanyakan untuk menjadi seorang wakil rakyat perlu syarat apa saja.

“Kalau ada yang tidak bisa melaksanakan tugas misalnya meninggal dunia, nanti seperti apa,” Tanya Zulfita, pelajar yang lain.

Pertanyaan-pertanyaan itu langsung dijawab Mulyono, yang menerangkan panjang lebar terkait tugas-tugas kedewanan. Untuk masa tugas seorang wakil rakyat, menurut dia dijabat selama lima tahun. Sedangkan jika ada anggota dewan yang tidak bisa melaksanakan tugas karna meninggal dunia, maka akan ada pergantian antar waktu  dewan yang bersangkutan.

Terkait kunjungan para siswa ini, Mulyono menyambut positif. Menurut dia, penting untuk mengenalkan dunia politik, khususnya terkait tugas fungsi DPRD ke anak didik sejak dini. Diharapkan, dengan pengetahuan yang memadai tentang kinerja kedewanan, dapat memupuk calon-calon wakil rakyat yang berkualitas. (HUMAS DPRD).

Berita Terbaru