‏‏‎ ‎

Sambut Ramadhan, Sawit Buka Tradisi Budaya Padusan

BOYOLALI – Pagi ini, Selasa (15/05) sekitar pemandian Umbul Tirto Mulyo yang terlihat megah dan sakral, di Desa Kemasan Kecamatan Sawit, tampak Nuansa Jawa kental. Para Kepala Desa di Kecamatan Sawit, Camat Sawit, Para Muspika Sawit mengenakan Busana Jawa. Hadir Juga Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto, SH, MH, didampingi oleh Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Agung Supardi, S.Pd. Setelah sebelumnya melakukan kirab Mas dan Mbak Sawit dengan menempuh jarak sekitar 2 Km. Ketua DPRD, Ketua Komisi IV, Muspika dipersilahkan untuk mengguyur Mbak dan Mas Sawit menggunakan air kembang, sebagai lambang untuk mensucikan diri menjelang bulan Ramadhan.

Acara tersebut dimaksudkan untuk membuka acara Padusan yang di adakan di Kawasan Sawit khususnya di Umbul Tirto Mulyo, untuk diketahui disekitar Umbul tersebut juga banyak umbul  tersedia yang bisa digunakan untuk pemandian. Padusan berasal dari kata dasar adus yang berarti mandi. Dalam pengertian budaya, padusan merupakan tradisi masyarakat untuk membersihkan diri atau mandi besar dengan maksud mensucikan raga dan jiwa dalam rangka menyambut datangnya hari ataupun bulan istimewa, seperti bulan Ramadhan, Hari Idul Fitri, dan Hari Idhul Adha.

Umbul tirto Mulyo yang dikelilingi oleh tembok berbahan bata merah dengan gapuranya dibikin mirip bekas keraton dengan pintu kayu berukir gaya Jawa Kuno, berarti air yang mulia mempunyai Kisah yang tidak terlepas dari peranan Sri Susuhunan Paku Buwono X  dikabarkan sering berkunjung di sana pada hari-hari tertentu puluhan tahun silam. Umbul Tirtomulyo sudah diperkenalkan sejak masa Sri Susuhunan Paku Buwono X (PB X) memerintah Kasunanan Surakarta Hadiningrat (bertahta tahun 1866 – 1939). Raja dan kerabatnya sering berkunjung ke Umbul Tirtomulyo untuk menggelar padusan menjelang bulan Ramadan atau sekadar tirakatan.

“Acara ini meriah tetapi sebisa mungkin ditingkatkan, dengan dievaluasi guna di tahun-tahun mendatang lebih meriah, tanpa meninggalkan tradisi Budaya jawa yang adiluhung”, Ucap Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto dalam sambutannya. Beliau juga menambahkan apabila terkait anggaran DPRD siap membantu.

Marhaban ya Ramadhan, Selamat datang bulan Puasa, mari bersihkan diri, bersihkan hati, kuatkan kerukunan dan silaturahmi, jauhkan dari marabahaya, dan selalu mendekatkan diri kepada yang Kuasa. (Humas_DPRD)

Berita Terbaru